|




Camat Medan Marelan Bersama Lurah Serta Babinsa Tinjau Langsung Normalisasi Sei Bederak

Ket Foto :Camat Medan Marelan, Zulkifli S. Pulungan, S.STP.,M.AP bersama Lurah Terjun, A. Zukri Alrasyid, S.Sos., M.I.P dan Babinsa (Bintara Pembina Desa) serta Ketua LSM Penjara (Pemantau Kinerja Aparatur Negara) Kec.Medan Marelan, Riadi saat meninjau Normalisasi Sei Bederak di Kel.Terjun,Kec.Medan Marelan,Jumat (27/3)
IntenNews.com|Marelan-Camat Medan Marelan, Zulkifli S. Pulungan, S.STP.,M.AP bersama Lurah Terjun, A. Zukri Alrasyid, S.Sos., M.I.P dan Babinsa (Bintara Pembina Desa) serta Ketua LSM Penjara (Pemantau Kinerja Aparatur Negara) Kec.Medan Marelan, Riadi melakukan peninjauan langsung ke lokasi normalisasi sungai sebagai upaya kolaboratif untuk mengantisipasi banjir, terutama menjelang musim penghujan.Kegiatan ini bertujuan memastikan aliran sungai Bederak lancar, membersihkan sedimen (lumpur), sampah, dan tanaman liar yang menghambat aliran air Sei Bederak, Jumat (27/3)

Kegiatan ini juga melibatkan masyarakat dalam aksi gotong royong, bertujuan untuk meningkatkan kepedulian sosial terhadap kebersihan lingkungan dan drainase.

Normalisasi difokuskan pada pengangkatan lumpur dan pembersihan sampah, yang merupakan faktor penyebab utama pendangkalan dan luapan air ke permukiman.

Langkah kolaboratif ini mencerminkan sinergi antara TNI (Babinsa) dan Pemerintah Daerah (Camat/Lurah) serta LSM Penjara dalam menjaga infrastruktur lingkungan. 

Ketua LSM Penjara Kec.Medan Marelan,Riadi mengucapkan terima kasih kepada Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas (Rico Waas) dan Wakil Walikota H. Zakiyuddin Harahap yang sudah mengirimkan alat berat (ekskavator) di wilayah Sei Bederak.

" Kami warga Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan mengucapkan terimakasih kepada Bapak Walikota Medan dan Wakil Walikota untuk menurunkan alat berat untuk menormalisasi sungai Bederak yang sudah bertahun-tahun mengalami pendangkalan. Pada masa kepemimpinan Bapak Walikota Medan, Bapak Rico Waas dan Wakilnya, Bapak Zaky Harahap lah sungai Sei Bederak dapat dinormalisasi,"katanya.

(RIADI)

Komentar


Berita Terkini