IntenNews.com|RANTAUPRAPAT – Gereja Niha Keriso Protestan Indonesia (GNKPI) Distrik 15 Rantauprapat menggelar perayaan Natal bersama pada Minggu (18/1/2025). Mengusung tema "Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga", acara yang dipusatkan di Gedung Gereja GNKPI Distrik 15 Rantauprapat ini menjadi momentum penting dalam mempererat tali persaudaraan dan keimanan antar jemaat.
Perayaan ini dihadiri oleh ratusan jemaat yang berasal dari 10 gereja di bawah naungan Distrik 15, yakni:
Jemaat Andalas
Jemaat Emanuel Aek Bringin
Jemaat HTI Langga Payung
Jemaat Rantauprapat
Jemaat ABM Teluk Panji
Jemaat Alfa Aek Simanat
Jemaat Talun Manombuk
Jemaat Gunung Sormin
Jemaat Torganda
Apresiasi untuk Kerjasama Panitia
Ketua Panitia Natal Distrik, Ama Fany Zega, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh rekan panitia yang telah bekerja keras mensukseskan acara tersebut. Ia juga memuji antusiasme jemaat yang hadir memenuhi gedung gereja.
"Saya berterima kasih kepada seluruh panitia yang telah menyumbangkan pemikiran, ide, dan waktunya. Saya juga sangat mengapresiasi semangat para jemaat. Semoga kebersamaan seperti ini dapat terus terjaga dan berlanjut di tahun-tahun mendatang," ujar Ama Fany.
Pesan Natal: Kasih dalam Keluarga
Dalam sesi kerohanian, Pendeta Krisman Gea, S.Ag., menyampaikan khotbah yang menekankan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi iman. Beliau berpesan agar setiap jemaat terus saling menjaga dan mengasihi satu sama lain.
"Hendaknya kita terus saling mengasihi antar sesama melalui keluarga yang takut dan tunduk kepada Tuhan Yesus Kristus," pesan Pdt. Krisman dalam khotbahnya.
Rangkaian Acara yang Khidmat
Suasana Natal semakin semarak dengan berbagai penampilan puji-pujian, mulai dari vokal grup hingga fragmen menyentuh yang dibawakan oleh anak-anak Sekolah Minggu. Selain itu, Penginjil Lukas turut hadir menyampaikan pesan Natal bagi seluruh jemaat.
Seluruh rangkaian ibadah berlangsung dengan tertib dan penuh kekeluargaan. Menariknya, kenyamanan acara ini tercipta berkat semangat gotong royong jemaat yang secara swadaya mengatur area parkir hingga pendistribusian konsumsi. Acara ditutup dengan penuh sukacita pada siang hari. (Boby)
