IntenNews.com | Marelan - (16/04/2026) - Rakyat bayar iuran sampah.
Wajib..!!
Tapi di lapangan?
Lurah disuruh nombok.
Lucu… atau miris?
Kalau rakyat sudah bayar,
kenapa masih ada yang harus “tutup lubang”?
Uangnya ke mana?
Ini bukan lagi soal sampah.
Ini soal aliran.
Publik mulai bertanya:
siapa yang sebenarnya diuntungkan dari sistem seperti ini?
Yang di bawah diperas tanggung jawab.
Yang di atas?
Tetap terlihat rapi tanpa beban.
Kalau benar ada yang harus nombok,
berarti ada yang tidak beres.
Dan kalau tidak beres tapi dibiarkan,
itu bukan lagi kelalaian…
itu pembiaran.
Wajarkah ini..??
DianWahyudi
SiAnakKampung
