IntenNews.com | Medan, Di Lingkungan 14, Medan Marelan, warga sedang ramai membahas pengangkatan Kepala Lingkungan baru bernama Ngasap Riandi. Salah satu tokoh lingkungan pendukung Ngasap Riandi yakni Pak Ngamin Udin, penuh semangat berkata:
“Kami tidak mencari orang paling pintar, kami mencari orang yang paling bisa nyapa tetangga tanpa baca buku dulu!”. Warga yang bodoh-bodoh mengangguk-ngangukan kepala salah satunya berkata
“Betul, Pak,yang penting ada kopi,rokok dan gorengan dititipkan.”
Sementara itu, di Kantor Kecamatan, proses seleksi Kepling berlangsung sangat “modern”. Ada tes pidato, wawancara, dan senyum manis.
Dan di sebuah warung kopi pembahasan pemilihan Kepling ini sangatlah tak bisa dihindari bagi warga-warga yang penikmat kopi bukan peminum kopi. Seorang warga penikmat kopi berkata:
“Dipemilihan Kepling ini nanti bukanlah yang lulus bukan yang jawabannya paling benar, dan yang lulus bukanlah orang yang mau membuat perubahan dengan benar tapi orang yang sudah paling duluan benar dititipkan ke pembenarannya. Karena ujian cuma formalitas.yang penting bukan pintar, tapi dititipkan"
Mengenai hal yang dititipkan maka itu seperti filosofi sederhana peninggalan orde baru yang didoktrin hingga kini, "Bahwa orang pintar itu bukan yang hafal teori, tapi yang tahu kapan harus mendengar, kapan harus membantu, dan kapan harus tidak merasa paling tahu. Namun faktanya hal yang dititipkan tidak ada satupun yang amanah karena selalu berujung AMINAH (Ada Masalah IngataNyA Hilang)".
Dan seorang warga peminum kopi dititipan menimpali perkataan penikmat kopi dengan kalimat sok bijak:
“Kalau pemimpin terlalu pintar tapi tak punya adab, itu namanya bukan cerdas Itu namanya sibuk sendiri.”
Seorang warga polos bertanya,
“Berarti itu tes sungguhan atau latihan upacara?”
“Tentu sungguhan, semua dinilai objektif.”Sahut warga peminum kopi
“Objektifnya sudah dikunci di laci karena pemilihan ini bukan siapa yang benar-benar siap memimpin yang akan menang, tapi siapa yang paling duluan dititipkan." jawab warga penikmat kopi.
SigondrongDalamDiam
*Seniman LabuhanBatu*
