|


Tempat Pencucian Plastik Bekas di Bibir Sei Bedera Diduga Membuang Limbah Cucian ke Aliran Sei Bedera

Ket Foto : Pekerja Pencucian Plastik Bekas Saat Melakukan Aktifitas di Bantaran Sei Bedera, Rabu (5/3)
IntenNews.com | Marelan-Diduga tempat pencucian plastik membuang limbah sembarangan ke salah satu saluran air yang menuju Sei Bedera tepatnya berlokasi di Gg. Taib, lingkungan 09, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan yang menimbulkan bau yang tidak sedap dan diduga mencemari air Sei Bedera, Rabu (5/3) sekira pukul 15.25 Wib. 

Saat Lurah Kelurahan Terjun, Lukmanul Hakim, SH menyambangi lokasi tempat pencucian plastik tersebut terlihat air limbah diduga dibuang kesalah satu saluran air.

Yang diduga tidak sesuai SOP pembuangan limbah yang telah diatur pemerintah.

Terlihat juga dilokasi pabrik tidak adanya papan informasi nama perusahaan.

Kondisi pabrik terpantau tidak terawat dan sangat kotor.

Ket Foto : Diduga Limbah Yang Dihasilkan Dari Sisa Cucian Plastik, Rabu (5/3) 
Menurut salah satu karyawan yang tidak disebutkan namanya mengatakan, Tempat pencucian plastik tidak tiap hari beroperasi tergantung banyak tidaknya plastik yang diantar kemari. 

" Kami mencuci tidak tiap hari bang tergantung banyaknya bahan yang masuk, Disini ada dua tempat pencucian dan air cuciannya kami buang ke sungai, " terangnya. 

Saat awak media bertemu  Lurah Kelurahan Terjun mengatakan, Tempat pencucian plastik ini sudah pernah kami surati dan kami berikan himbau agar menaati peraturan yang ada. 

" Sudah pernah kami surati dan berikan himbauan agar menaati peraturan yang ada, " kata Lurah. 

Ket Foto : Hasil Akhir Yang Diduga Limbah Dialiri ke Sei Bedera, Rabu (5/3) 
Atas dugaan pembuangan limbah tersebut, disamping sangat merugikan masyarakat, ekosistem dan pemerintah. Kami dari Pemerintah setempat akan kami himbau kembali dan akan kami panggil pemiliknya agar dapat mempertanggung jawabkan aktifitas yang tidak sesuai SOP tersebut. 

" Dalam waktu dekat akan kami panggil pemilik usaha pencucian plastik dan kami berikan himbauan untuk tidak membuang limbahnya ke aliran Sei Bedera,'' terangnya. 

" Mohon pihak dinas terkait menindak lanjuti temuan ini, jika melanggar ditutup saja tempat usahanya, " imbuh Lukmanul Hakim. 

Ket Foto : Mobil Tiper Kebersihan Nopol BK 8170 J Saat Mengangkut Sampah Dari TPA Terjun ke Tempat Pencucian Plastik Bekas di Pinggiran Sei Bedera, Rabu (5/3) 

Ditempat yang sama, terlihat Mobil Tiper Kebersihan milik Pemko Medan mengangkut sampah Plastik dari TPA Terjun ke penampung plastik di lokasi tersebut. 

Seperti diketahui, akibat adanya sampah plastik yang berserakan di Sei Bedera dapat mengakibatkan Sei Bedera menjadi kotor dan bauk serta dapat mengakibatkan banjir yang selama ini di derita masyarakat yang tinggal di Marelan khususnya yang tinggal di Kelurahan Terjun. 

Sampah plastik seperti kantong plastik dan botol pelastik merupakan penyumbang terbanyak banjir sungai dan dapat menyumbat saluran air sehingga menyebabkan banjir.

(RIADI)

Komentar


Berita Terkini