IntenNews.com|-RANTAUPRAPAT, – Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu resmi memiliki nahkoda baru. Dalam forum Musyawarah Daerah (Musda), Irwansyah Sagal, S.Pd terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pimpinan Daerah GPA Kabupaten Labuhanbatu periode 2026-2029.
Kegiatan MUSDA PD GPA Kabupaten Labuhanbatu berlangsung khidmat di Aula Permata Land Hotel Rantauprapat, Senin (24/8/2026). Forum ini dihadiri oleh seluruh Organ Bagian Al Washliyah, PAC, Pimpinan Wilayah dan unsur pembina GPA se-Kabupaten Labuhanbatu.
Momentum Konsolidasi dan Regenerasi
Musypimda merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat daerah. Agenda utamanya adalah evaluasi program kerja, penyusunan arah kebijakan strategis, serta pemilihan kepengurusan baru.
Ketua Panitia Pelaksana dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musypimda kali ini menjadi momentum penting untuk mengkonsolidasikan seluruh kader dan memperkuat barisan GPA di Labuhanbatu.
“GPA harus hadir menjawab tantangan zaman. Kita butuh pemimpin yang tidak hanya paham organisasi, tapi juga dekat dengan pemuda dan masyarakat,” ujarnya.
Irwansyah Sagala, Siap Bawa GPA Lebih Progresif
Setelah melalui proses diskusi dan musyawarah, forum akhirnya menunjuk Irwansyah Sagala, S.Pd sebagai Ketua PD GPA Labuhanbatu yang baru.
Dalam pidato perdananya, Irwansyah menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan siap mengemban amanah untuk membesarkan GPA Labuhanbatu.
“Terima kasih atas amanah ini. Ke depan GPA Labuhanbatu akan fokus pada 3 hal utama: penguatan kaderisasi, penguatan gerakan sosial kemasyarakatan, dan penguatan sinergi dengan PB Al Washliyah serta pemerintah daerah,” tegas Irwansyah.
Menurutnya, pemuda Al Washliyah harus menjadi pelopor dalam pendidikan, dakwah, dan pengabdian sosial. GPA juga harus menjadi rumah bagi pemuda yang ingin berkontribusi nyata membangun daerah.
Fokus Program, Pendidikan, Dakwah, dan Pengabdian
Di bawah kepemimpinan Irwansyah, GPA Labuhanbatu menargetkan sejumlah program prioritas, antara lain:
1. Penguatan Kaderisasi: Melakukan pelatihan kepemimpinan, diklat dasar, dan pembinaan ideologi Al Washliyah secara masif di tingkat kecamatan.
2. Gerakan Sosial : Turun langsung membantu masyarakat melalui aksi sosial, bantuan pendidikan, dan kegiatan kemanusiaan.
3. Kolaborasi : Membangun kemitraan dengan pemerintah, kampus, ormas, dan dunia usaha untuk program kepemudaan.
4. Digitalisasi Organisasi : Mengoptimalkan media sosial dan sistem administrasi agar kerja-kerja organisasi lebih cepat dan terukur.
Harapan Kader dan Pembina
Para peserta Musypimda berharap kepengurusan baru di bawah Irwansyah Sagal mampu membawa angin segar bagi GPA Labuhanbatu.
GPA diharapkan tidak hanya menjadi organisasi seremonial, tetapi benar-benar hadir sebagai garda terdepan pemuda Islam yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing.
Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, GPA Labuhanbatu optimis dapat memperluas pengaruh dan kontribusi positif bagi pembangunan Kabupaten Labuhanbatu, khususnya dalam membina generasi muda yang religius, nasionalis, dan berprestasi.(Red/R).