|


Seleksi Terkesan Profesional, Jawaban Bisa Berubah di Sistem Website

Ket. Foto : Ilustrasi 
IntenNews.com | Medan
- Ramai kabar kekecewaan peserta seleksi kompetensi calon managerial Koperasi Desa Merah Putih atas dugaan error pada sistem website yang digunakan saat ujian berlangsung mulai Senin-selasa 11-12 Mei 2026. Sejumlah peserta mengaku jawaban yang sebelumnya telah dipilih tiba-tiba berubah sendiri di dalam sistem. Kondisi itu disebut merugikan peserta karena mempengaruhi hasil akhir seleksi kompetensi.

Pelaksanaan seleksi yang awalnya terkesan profesional justru menuai sorotan. Pasalnya, dugaan gangguan sistem dinilai mencederai prinsip transparansi dan keadilan dalam proses rekrutmen. Seperti dikatakan peserta kepada intennews, Rabu, (13/05/2026) malam di salah satu Pool Bus Antar kota saat ingin kembali ke Kota Pinang.

Kekecewaan peserta semakin memuncak karena banyak peserta datang dari luar Kota Medan demi mengikuti seleksi tersebut. Mereka rela mengeluarkan biaya transportasi, penginapan hingga konsumsi dengan harapan seleksi berjalan jujur dan profesional. Namun kenyataan di lapangan justru membuat peserta kecewa berat.

Beberapa peserta bahkan menduga adanya permainan oknum operator hingga menyebabkan perubahan jawaban pada akun peserta. Dugaan tersebut kini menjadi perbincangan hangat di kalangan peserta seleksi maupun masyarakat.

“Bukan cuma mental yang terkuras, uang perjalanan pun habis sia-sia. Kami datang jauh-jauh, keluar biaya tidak sedikit. Tapi sistemnya seperti ini, tentu kami merasa dirugikan,” ujar salah seorang peserta asal Labuhanbatu Selatan yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

Peserta berharap panitia penyelenggara segera memberikan klarifikasi resmi terkait gangguan sistem tersebut. Mereka juga meminta adanya evaluasi menyeluruh, termasuk audit sistem website agar proses seleksi berjalan jujur, transparan dan tidak merugikan peserta.

Hingga berita ini diturunkan, pihak penyelenggara seleksi belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan error sistem maupun tudingan adanya permainan operator.

(Red)

Komentar


Berita Terkini