|


Assoc. Prof. Ade Parlaungan Nasution, Ph.D. Usung Transformasi Intelektual di Pemilihan Presidium KAHMI Sumut 2026–2031


IntenNews.com|Medan
— Momentum Pemilihan Presidium KAHMI Wilayah Sumatera Utara periode 2026–2031 menghadirkan sejumlah figur dengan gagasan besar untuk kemajuan organisasi. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Assoc. Prof. Ade Parlaungan Nasution, Ph.D., yang maju sebagai calon Ketua Presidium dengan membawa visi transformasi intelektual progresif, Jumat (8/5/2026).


Dalam materi kampanyenya, Assoc. Prof. Ade Parlaungan Nasution, Ph.D. menegaskan komitmennya untuk menjadikan KAHMI Sumatera Utara sebagai episentrum intelektual yang berlandaskan nilai tauhid sosial. Visi tersebut diarahkan untuk mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan diridhai Allah SWT.


“Membangun KAHMI, memajukan Sumatera Utara” menjadi pesan utama yang diusung, dengan penekanan pada nilai intelektual, spiritual, progresif, dan berkeadilan.


Untuk merealisasikan visinya, Assoc. Prof. Ade merumuskan lima misi utama:


Rekonstruksi intelektual organik dengan mendorong alumni HMI menjadi individu yang analitis, tercerahkan, dan berpihak pada kebenaran.

Manifestasi tauhid sosial sebagai instrumen perjuangan melawan ketimpangan serta advokasi kebijakan publik yang pro-rakyat.

Sinergi akademik-strategis melalui kolaborasi antar akademisi dan simpul strategis dalam pembangunan berbasis riset di Sumatera Utara.

Penguatan kemandirian ekonomi alumni guna menciptakan independensi politik yang kokoh.

Manajemen talenta kaderisasi untuk mencetak pemimpin masa depan yang memiliki kedalaman ilmu dan ketajaman spiritual.


Dengan slogan “Cerdas – Adil – Mandiri” serta semangat “Ilmu sebagai senjata, keadilan sebagai tujuan”, Assoc. Prof. Ade Parlaungan Nasution, Ph.D. berharap KAHMI tidak hanya menjadi organisasi alumni, tetapi juga gerakan peradaban intelektual yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Sumatera Utara.


Pemilihan Presidium KAHMI Sumatera Utara ini diharapkan berlangsung demokratis dan mampu melahirkan kepemimpinan yang membawa arah baru bagi organisasi serta masyarakat luas.(Red/R).

Komentar


Berita Terkini