![]() |
| Jeprett : Penampakan Mobil Transportir Masuk ke Gg. Rapolo, Rabu (23/12) Siang |
Warga menyebut itu adalah gudang Wak Uteh dan sudah beroperasi selama bertahun-tahun. “Sudah lama kali Wak Uteh main bbm bang. Ya.. selama ini belum pernah digrebek,” sebut warga.
Warga pun berharap kepihak Pertamina, Polda Sumut dan Kejatisu segera menggrebek lokasi tersebut. Karna warga tidak percaya lagi sama Polres Pelabuhan Belawan lagi.
“Mafia ini tidak berpikir warga setempat dan efeknya apa. Padahal lokasinya dekat Polsek Hamparan Perak dan Perumahan warga.” sebut warga dengan nada kesal,Senin (9/2)
Namun, sambungnya, mafia tersebut tidak takut di tangkap. Padahal baru-baru ini Tim Mabes Polri, Polda Sumut, dan Pertamina menggrebek gudang siong ilegal. Tapi bos gudang yang satu ini tak takut, seolah si pemilik gudang kebal dengan hukum, terang warga.
Keberadaan gudang BBM Ilegal tersebut sangat merugikan negara dan merugikan masyarakat banyak. Mereka tega mencuri minyak solar milik pemerintah lalu menjualnya demi keuntungan pribadi, imbuhnya.
Dilokasi, seorang pria berambut cepak selalu berjaga di depan pintu masuk itu diduga untuk membagi upeti kepada pihak tertentu agar aktivitas ilegal ini tidak dilaporkan atau dirazia.
“Abang berambut cepak itu selalu di depan pintu bang. Kalau ada yang datang, dia lah yang kasih uang ke oknum,” terangnya.
Saat Tim Media Investigasi ke lapangan terlihat mobil tanki biru putih bertuliskan " TRASPORTER" muatan 5000 liter masuk ke gudang tersebut diduga akan mengisi BBM yang sudah diolah untuk disalurkan ke industri-industri yang ada di Medan Utara.
(RIADI)
