|


Camat Medan Marelan Zulkifli S Pulungan, S.STP, MAP Kangkangi Perwal 21, Angkat Kepling yang Tinggal di Kelurahan Lain

Foto : Ilustrasi 
IntenNews.com | Medan
- Dugaan Camat Medan Marelan, Zulkifli S Pulungan, S.STP, MAP kangkangi Perwal No.21 tahun 2021 dan ada permainan dalam pengangkatan Kepala Lingkungan (Kepling) semakin terbuka. Hasil penelusuran awak media terdapat Kepling yang diangkat oleh Zulkifli adalah bukan warga Lingkungan setempat. Justru Kepling yang diangkat tinggal beda Kelurahan. Awak media menelusuri ke Lingkungan 3 Kelurahan Labuhan Deli Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (31/01/2026).

Salah seorang warga Lingkungan 3 Kel. Labuhan Deli yang minta tidak ditulis namanya kepada awak media mengatakan, Heran dengan pengangkatan Kepling inisial HI, Sementara HI tinggal di luar Kel. Labuhan Deli. Bagaimana masyarakat mau diurus oleh HI, kalau HI sendiri tinggal di luar Lingkungan, dan Kelurahan ini.

“ Gmn lah coba Abang rasa, Kepling yang diangkat bukan yang tinggal disini. Warga yang ada perlu dengannya kan jadi susah. Kemudian apa dia tau perkembangan dan situasi di Lingkungan ini. Apalagi terjadi yang sifatnya mendadak,” kesal warga.

Pengangkatan Kepling Lingkungan 3 Kel. Labuhan Deli sebagai salah satu bukti kuat dugaan permainan kotor Camat Medan Marelan dalam pengangkatan Kepling di Medan Marelan. Camat Medan Marelan telah mengangkangi Perwal No. 21 tahun 2021.

G.Seniman S.Pd.,M.Pd.,CPM.,CPLA pengamat kinerja aparatur negara Kota Medan turut menanggapi kinerja Camat Medan Marelan dalam proses pengangkatan Kepling ini.  

Kepada media G. Seniman mengatakan, Terciptanya suatu pemerintahan yang baik tentunya juga harus lewat proses yang baik dan tidak menabrak aturan yang berlaku. Sistem birokrasi suatu pemerintahan bertujuan sebagai perwujudan pelayan publik yang baik dan akuntabel. Bukan sebagai alat kekuasaan dan untuk membangun kepentingan golongan.

“ Perbuatan yang dilakukan Camat Medan Marelan merupakan bentuk pembangkangan atas aturan dan mengenyampingkan hirarki bahwa pemerintah itu adalah pelayan, bukan pemegang kekuasaan untuk membela suatu kepentingan kelompok atau golongan. Diduga ada permainan uang dalam menentukan dan pengangkatan calon Kepling di Medan Marelan ini,” jelas Seniman.

Ditambahkan Seniman, Camat Medan Marelan, Zulkifli Pulungan saat ini sedang mempertontonkan ke arogan nya dan merasa paling berkuasa di Medan Marelan. Dan tidak memperdulikan suara dan pendapat masyarakat. Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas harus menyikapi persoalan yang terjadi di Medan Marelan. Agar masyarakat Medan Utara tau dan yakin kalau pemerintahan ini memang berjalan dengan baik.

“ Visi misi Walikota Medan nyata-nyata tidak di dukung oleh Camat Medan Marelan. Salah satunya menciptakan kondusifitas dan ketaatan aturan. Perwal pun ditabrak oleh nya untuk mengangkat orang yang diinginkannya. Sebenarnya Camat Medan Marelan sedang mengangkat pelayan masyarakat atau pembantunya sendiri,” ujar Seniman.

Sampai berita ini ditayangkan, Camat Medan Marelan Zulkifli S Pulungan S.STP., MAP dan Sekcam Medan Marelan Al Kautsar tidak menjawab konfirmasi awak media.


(Arif)


 


 

Komentar

Berita Terkini