Ia adalah perempuan tangguh karena ketidakadilan. Dalam gemuruh mesin uang pengusaha dan penguasa. Marsinah namanya. Sosok perempuan yang tidak tunduk. Pada kemauan pengusaha penguasa
Marsinah, kuli pabrik kapital. Keinginan hanyalah sederhana. Hanya ingin upah yang layak. Dari tenaga dan waktu yang telah ia berikan Kepada pengusaha dan penguasa
Tapi, tiga hari setelah keinginan itu ditekadkan. Bersama kuli-kuli senasib sepenanggungan Nasib Marsinah berubah drastis. Ia ditakdirkan harus mati tragis. Kekuliannya dirampas paksa. Kehormatannya diperkosa bersama-sama. Jasadnya ditemukan sangat memilukan. Tak ada nama pelaku. Tak ada meja pengadilan. Yang ada hanya berita. Marsinah yang nasibnya jadi kuli. Kini ditakdirkan mati
Keadilan tak datang. Dan keadilan tak pernah datang. Sampai kini, siapa pelaku? tidak pernah ada yang tahu. Sampai kini apa alasan ditakdirkan Marsinah dipaksa mati tidak ada penjelasan. Sampai kini tahu-tahu dianugerahi Pahlawan Nasional. Keadilan, seolah-olah tak menjadi penting. Sebab kematian Marsinah sudah dianggapkan takdir. Yang tak perlu di pertanyaan siapa penculiknya? Dan tak perlu lagi dipersoalkan siapa yang membunuhnya? Hanya sejarah yang masih menunggu jawaban
SigondrongDalamDiam
10 November 2025
