IntenNews.com | Belawan – Suasana bahagia dan haru mewarnai acara syukuran kenaikan pangkat prajurit sekaligus pemberian penghargaan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memasuki masa purna tugas di lingkungan Satuan Kapal Patroli (Satrol) Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I.
Kegiatan yang berlangsung di Dermaga Patkamla Satrol Kodaeral I, Belawan, Sumatera Utara, Selasa (6/10/2026), dipimpin langsung oleh Komandan Satrol Kodaeral I, Kolonel Laut (P) Soni Wibisono, S.E., M.A.P., M.Tr.Opsla.
Momentum tersebut menjadi wujud rasa syukur sekaligus bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian personel yang telah memberikan kontribusi bagi organisasi, baik yang masih aktif bertugas maupun yang akan mengakhiri masa pengabdiannya.
Bagi prajurit yang menerima kenaikan pangkat, pencapaian ini bukan sekadar perubahan tanda kepangkatan, melainkan amanah baru yang disertai tanggung jawab lebih besar. Kenaikan pangkat juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme, disiplin, soliditas, dan dedikasi dalam menjalankan tugas demi kepentingan bangsa dan negara.Di sisi lain, suasana haru menyelimuti penghormatan kepada para PNS yang memasuki masa purna tugas. Setelah bertahun-tahun mencurahkan tenaga, pikiran, dan waktu untuk mendukung pelaksanaan tugas organisasi, masa purna tugas menjadi babak baru dalam perjalanan kehidupan mereka.
Penghargaan yang diberikan bukan sekadar seremoni, melainkan ungkapan terima kasih dan penghormatan atas pengabdian panjang yang telah ditorehkan. Jejak dedikasi tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan dan sejarah pengabdian Kodaeral I.
Melalui kegiatan ini, Satrol Kodaeral I menegaskan bahwa pengabdian tidak hanya diukur dari pangkat dan jabatan, tetapi juga dari ketulusan, loyalitas, serta kontribusi nyata bagi organisasi.
Prajurit yang naik pangkat membawa semangat dan tanggung jawab baru, sementara personel yang memasuki masa purna tugas meninggalkan kenangan, pengalaman, dan teladan bagi generasi penerus.Ada bahagia dalam pencapaian, ada haru dalam perpisahan. Keduanya menjadi potret bahwa setiap perjalanan pengabdian memiliki arti dan kehormatan tersendiri.
Semangat pengabdian itu akan terus hidup, menjadi penguat kebersamaan dan motivasi bagi seluruh personel Satrol Kodaeral I dalam melanjutkan tugas menjaga kedaulatan serta keamanan wilayah perairan Indonesia.
(Samsul Bahri Hasibuan)


