|


Cipayung Plus Sumatera Utara Apresiasi Perbaikan Jalan Paluta–Tapsel, Nilai Wujud Pemerataan Pembangunan di Kawasan Selatan


IntenNews.com|-Medan,
 – Cipayung Plus Sumatera Utara yang terdiri atas PMII, HMI, IMM, HIMMAH, GMNI, GMKI, KAMMI, dan PMKRI menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, atas dimulainya perbaikan ruas jalan yang menghubungkan Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) dengan Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) melalui Sipiongot, minggu (28/6/2026).


 Organisasi kemahasiswaan lintas ideologi tersebut menilai pembangunan infrastruktur di kawasan selatan Sumatera Utara merupakan langkah strategis yang telah lama dinantikan masyarakat.

Dalam keterangannya, Cipayung Plus Sumatera Utara menyebut kondisi ruas jalan Sipiongot selama bertahun-tahun menjadi salah satu hambatan utama bagi aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.


 Kerusakan jalan tidak hanya meningkatkan biaya transportasi dan distribusi barang, tetapi juga berdampak pada menurunnya daya saing hasil pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat di wilayah Paluta dan sekitarnya.


Menurut Cipayung Plus Sumatera Utara, perbaikan jalan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarwilayah. Infrastruktur yang baik diyakini akan mempercepat arus distribusi hasil bumi, menekan biaya logistik, membuka akses investasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di kawasan selatan Sumatera Utara.


"Selama bertahun-tahun masyarakat harus menghadapi kondisi jalan yang rusak, sehingga biaya angkut hasil pertanian menjadi tinggi dan berdampak pada rendahnya nilai jual komoditas petani. Dimulainya perbaikan jalan Paluta–Tapsel melalui Sipiongot merupakan langkah yang patut diapresiasi karena akan membuka akses ekonomi masyarakat, memperlancar mobilitas, serta memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah secara keseluruhan," demikian pernyataan Cipayung Plus Sumatera Utara, Sabtu (28/6/2026).


Selain memberikan manfaat bagi sektor ekonomi, Cipayung Plus Sumatera Utara juga menilai pembangunan jalan tersebut akan meningkatkan akses masyarakat terhadap berbagai layanan dasar. Jalan yang layak dinilai akan mempermudah mobilitas mahasiswa menuju perguruan tinggi, mempercepat akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan, pendidikan, serta memperkuat hubungan sosial dan aktivitas pemerintahan antarwilayah.


Lebih lanjut, Cipayung Plus Sumatera Utara menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah. Oleh karena itu, pelaksanaan proyek perlu dilakukan dengan mengedepankan kualitas, transparansi, serta pengawasan yang ketat agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam waktu yang panjang.


"Kami mengapresiasi komitmen Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang mulai memberikan perhatian terhadap pembangunan di wilayah selatan Sumatera Utara. Langkah ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah-daerah yang selama ini membutuhkan perhatian lebih. Kami berharap kualitas pekerjaan tetap menjadi prioritas sehingga infrastruktur yang dibangun benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi contoh bagi pembangunan di wilayah lain," tegas Cipayung Plus Sumatera Utara.


Sebagai representasi organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan yang berhimpun dalam Cipayung Plus Sumatera Utara, PMII, HMI, IMM, HIMMAH, GMNI, GMKI, KAMMI, dan PMKRI menyatakan komitmennya untuk terus mengawal pembangunan yang berpihak pada kepentingan masyarakat. Mereka juga mendorong agar pembangunan infrastruktur dilakukan secara merata di seluruh wilayah Sumatera Utara, khususnya daerah-daerah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses akibat kondisi infrastruktur yang belum memadai.


Menurut Cipayung Plus Sumatera Utara, pembangunan jalan Paluta–Tapsel bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol komitmen pemerintah dalam memperkuat konektivitas, mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, dan mewujudkan pemerataan pembangunan di Sumatera Utara. Dengan akses yang semakin baik, organisasi tersebut optimistis aktivitas ekonomi masyarakat akan meningkat, pelayanan publik menjadi lebih efektif, serta kualitas hidup masyarakat di kawasan selatan Sumatera Utara akan semakin baik.(Red/R).

Komentar


Berita Terkini