|


Apresiasi Untuk Maya Namun Catatan Kelam Untuk Kasat Damkar

IntenNews.com | Labuhanbatu - Di tengah abu yang masih mengepul di langit nestapa, kehadiran Bupati Maya dengan tangan teduh penuh rasa, merangkul korban yang rumahnya tinggal luka, membawa bantuan, menanam harap di hati yang hampir sirna ditelan puing-puing duka 

Walau pujian ini tak mampu menutup getirnya garis kenyataan, Saat barisan damkar datang terlambat tanpa kesiapsiagaan,pada hal jarak satu koma sembilan kilometer hanyalah hitungan sama dengan empat menit diluar bunyi sirine yang diperdengarkan semestinya cukup, bila disiplin dan pengabdian jadi pegangan. 

Alasan mobil renta, selang macet, jalanan padat merayapa, atau apa pun itu, terdengar bagai dalih usang yang tak layak lagi disulap jadi baru,sebab api tak menunggu, ia melahap rumah demi rumah, dan warga menjadi saksi betapa rapuhnya jabatan tanpa menjunjung tinggi nilai-nilai pengabdian. 

Sehingga menjadikan sejarah kebakaran di lingkungan Bakti Lama baru-baru ini di Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu di tulis dengan getir. Dikarenakan Kasat Damkar ini gagal menjaga amanah yang harusnya dijaga dengan kehormatan melindungi harta benda dan nyawa warga. 

Ketidakprofesionalan Kasat Damkar terutama pada disiplinnya yang telah pudar menjadikan dedikasi "Pantang Pulang Sebelum Padam" tercoreng arang kebakaran dan ini sudah layak diganti, demi rumah warga serta harta benda dan nyawa warga lagi dipertaruhkan dengan alasan klasik pembelaan. 

SigondrongDalamDiam

Komentar


Berita Terkini