|




Betina dan Jantan Penghasut


IntenNews.com | 04/04/2026 -
Di tengah riuhnya kehidupan sosial hari ini, ada dua tipe yang selalu muncul di setiap kegaduhan: betina dan jantan penghasut. Mereka bukan tokoh besar, tapi dampaknya sering kali lebih berbahaya dari keputusan pejabat sekalipun.

Ciri mereka sederhana pandai bicara, tapi miskin tanggung jawab. Mulutnya lincah merangkai cerita, tapi tak pernah mau berdiri di depan saat akibatnya mulai terasa. Mereka hidup dari konflik, tumbuh dari kesalahpahaman, dan berkembang dari emosi orang lain.

Betina penghasut biasanya bermain halus. Membisikkan cerita dari satu telinga ke telinga lain, memelintir fakta jadi prasangka, lalu diam sambil menikmati hasilnya. Sementara jantan penghasut lebih berisik lantang di depan, sok berani, seolah paling benar. Padahal yang diperjuangkan sering kali bukan kebenaran, melainkan kepentingan tersembunyi.

Keduanya sama saja: tidak membangun, hanya merusak. Tidak menyelesaikan, hanya memperkeruh. Mereka tidak peduli siapa yang jadi korban, yang penting suasana tetap panas dan perhatian tetap tertuju pada mereka.

Yang lebih memprihatinkan, selalu ada saja yang terjebak. Mudah terpancing, cepat percaya, tanpa mau mencari kebenaran. Akhirnya, masyarakat diadu domba, hubungan rusak, dan kepercayaan hancur semua hanya karena ulah segelintir orang yang gemar menghasut.

Sudah waktunya kita berhenti memberi panggung pada tipe seperti ini. Karena selama masih didengar, mereka akan terus berbicara. Selama masih diikuti, mereka akan terus mengadu domba.

Ingat, penghasut hanya kuat karena ada yang mau mendengar. Begitu kita berhenti percaya, mereka tidak lebih dari suara bising yang kehilangan arah.


DianWahyudi

SiAnakKampung

Komentar


Berita Terkini