|


Barang Bukti Tanpa Tuan


IntenNews.com | Sumut
- Di atas meja panjang berlapis kain kebanggaan

Tersusun rapi barang-barang haram tapi uangnya halal kebanyakan selama ini yang tak pernah difatwakan

Seperti uang hasil korupsi mau pun suap menyuap 

31,5 kilogram sabu,

30.000 butir ekstasi

Kamera menyala.

Kilatan cahaya bersahutan.

Kata “berhasil” diucapkan lantang

seperti genderang perang yang dimenangkan


Namun di sudut ruangan,

ada sunyi yang tak ikut difoto. 


Barang bukti itu membisu

Plastik-plastik bening

dan pil-pil berwarna

seakan ingin bertanya:

"Siapa tuan kami?". 


Angka disebut dengan bangga,

berat ditimbang dengan teliti,

Butir dihitung satu per satu

Tapi... anehnya,

Nama besar tak pernah ikut disebut 


Seolah ada tangan raksasa

yang tak muat untuk sepasang borgol

Ada kursi empuk

yang tak pernah digeser untuk diperiksa 


31,5 kilogram adalah beban perusak

30.000 butir sudah pasti adalah racun

Namun lebih berat dari semuanya

adalah pertanyaan

yang tak pernah dijawab dengan kenyataan 


Mengapa yang tertangkap

selalu bayangan kecil?

Mengapa yang diseret ke pengadilan

hanya ranting,

sementara akarnya

tetap kokoh di bumi mari kita membina dan memperbaiki 


Konferensi pers selesai

Meja dibersihkan

Kamera dimatikan 


Barang bukti dipindahkan ke ruang penyimpanan

Dan masyarakat kembali ke rumah

membawa rasa lega yang setengah 


Sebab kemenangan tanpa dalang

adalah panggung tanpa cerita.

Adalah drama tanpa tokoh utama 


Dan aku hanya bisa berbisik

apakah keadilan berhenti

pada timbangan dan hitungan? 


Atau memang ada nama

yang terlalu besar

untuk sekadar disebut

sebagai tersangka?

Di antara kibaran sarung bendera


SigondrongDalamDiam

4 Maret 2026

Komentar


Berita Terkini