|


Pasang Rob Menggenangi Kecamatan Medan Belawan, Suara Masyarakat Hanyut.

Foto : Salah satu sudut Kota Belawan saat air pasang dan banjir rob surut. Terlihat kotor dan kumuh
IntenNews.com | Belawan, Bertahun tahun sudah Kecamatan Medan Belawan hanyut dilanda pasang rob yang tiada habis habisnya. Kini hancur sudah nasib masyarakat Belawan. Kota yang didambakan menjadi Kota ekonomi bagi masyarakat nya, justru sekarang disibukkan dengan dampak banjir rob.

Padahal Belawan itu adalah salah satu barometer untuk mendudukan kalangan pejabat saat saat pilkada datang. Namun kenyataan yang dijanjikan pejabat tersebut nihil. , di samping itu kalau semua warga mendengar lagu kompanyenya belawan itu tidak akan ada pasang rob lagi ,setelah mereka merahi kursi yang di idam idamkan kecamatan medan belawan itu berubah menjadi lautan luas ,

Menurut masyarakat Belawan yang tidak ingin ditulis namanya.,Sabtu (16/8/2025) mengatakan, sudah berapa banyak pejabat yang duduk di parlemen dari hasil suara masyarakat Kecamatan Medan Belawan. Baik itu Gubernur dan Walikota, namun tidak terlihat sama sekali pelaksanaan janji - janji yang diucapkan saat ini meminta dukungan suara masyarakat dari Belawan ini.

“Bahkan saat ini kondisi Belawan semakin parah tingkat penyebaran banjir rob nya. Berdampak dengan kehidupan sosial masyarakat. Bahkan sampai sekolah harus diliburkan akibat tingginya banjir rob menggenang wilayah tempat tinggal masyarakat dan perkantoran yang ada di Belawan,” jelasnya.

Masih menurut warga yang tinggal di sekitar Belawan, akibat banjir rob, banyak barang - barang yang rusak. Baik itu perabotan rumah tangga, barang elektronik, kendaraan bermotor dan lainnya.

Adapun proyek penanggulangan banjir yang dikerjakan baru - baru ini, dinilai tidak ada manfaatnya. Pembuatan tanggul penanggulangan banjir justru memperparah kondisi genangan air di lingkungan masyarakat. 

“Heran kita apa di Sumut ini sudah tidak ada lagi orang pintar yang mampu memikirkan jalan keluar untuk penanggulangan banjir rob. Ini malah bikin tanggul yang tidak ada manfaatnya, bahkan justru makin parah keadaan banjir di Belawan ini. Bukannya dikaji dulu sebelum membuat tangketahungul, justru pemborosan uang negara,” beber masyarakat yang serius memperhatikan kondisi Belawan ini dari tahun ke sekaligus menutup wawancara dengan awak media.


(Samsul Bahri Hasibuan)



Komentar


Berita Terkini