IntenNews.com | Deli Serdang- Sejumlah mahasiswa yang tergabung Aliansi Mahasiswa Pemerhati Kebijakan Publik Sumatera Utara (AMPKP SU) Deli Serdang mengadakan aksi unjuk rasa damai di Kantor Bupati Deli Serdang, Lubuk Pakam, menuntut agar Klinik Ganesha ditutup, Kamis (22/5/2025).
Koordinator aksi Iqhbal mendesak Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan menutup penuh Klinik Ganesha I dan II di Kecamatan Batang kuis karena adanya dugaan maladministrasi penghilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) selama 15 tahun beroperasi, Buka mahasiswa aktif tersebut.
"Kami meminta kepada pemilik Klinik Ganesha untuk tidak lagi mengoperasikan klinik tersebut mengingat surat edaran DPRD Deli Serdang nomor 100/4.4/1957 yang langsung ditandatangani Ketua DPRD Deli Serdang Zakky Shahri, SH serta adanya dugaan perihal tidak adanya izin operasional klinik tersebut," ungkap koordinator aksi Iqhbal
Ketika ditemui saat keluar dari Kantor Bupati Deli Serdang, Iqhbal mengatakan, Alhamdulillah tadi kami diterima oleh Asisten 1 Pemkab Deli Serdang dan perwakilan Dinas Kesehatan Deli Serdang serta kami menerima Klarifikasi, Tentang adanya dugaan maladministrasi dan penghilangan pendapatan asli daerah ( PAD ) Deli Serdang.
“Namun kami tetap terus memantau dugaan terjadinya maladministrasi dan penghilangan PAD tersebut, yang direkomendasikan DPRD Deli Serdang kepada Bupati Deli Serdang termasuk Klinik Ganesha,” ucap mahasiswa muda itu
Dalam lain kesempatan Iqhbal juga menyampaikan, Kami akan mempertanyakan langsung kepada Team Panitia Khusus Pendapatan Asli Daerah (PAD) DPRD Deli Serdang tentang kebenarannya melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama mereka.
“Iya kami akan masukkan Surat memohon untuk bisa melakukan RDP dengan Team Panitia Khusus Pendapatan Asli Daerah DPRD Deli Serdang dengan jangka waktu paling lambat 3 hari setelah surat dimasukkan. Apabila surat kami tidak di tanggapi dengan serius, kami akan turun kembali dengan massa lebih banyak dari saat ini,” tutup aktivis muda tersebut.
(Red/Rel)


